Tepat tanggal 1 Januari 2024 ketika libur tahun baru, kami mencoba cari makanan yang cocok buat dimakan sebagai sarapan sekaligus makan siang. Dan saya baru ingat kalau kami pengen cobain Nasi Goreng Kecombrang Kembang Bawang di kawasan Alam Sutera yang kebetulan jaraknya tidak terlalu jauh dari tempat tinggal saya, dan dia terletak dekat sekali dengan Mal Living World Alam Sutera.
Tempatnya berada di dalam ruko di seberang Living World, dan tidak jauh dari pintu masuk mobil, kemudian Plang Kembang Bawang terlihat mudah sekali ditemukan. Nilai plusnya di sini tentu parkiran yang cukup luas, atau bahkan kalau sedang belanja atau main di Living World, bisa jalan kaki sekitar 2-4 menit. Untuk titik lokasinya sudah sesuai di Google Maps bisa dilihat di bawah. Untuk kebersihan tempat saya nilai bersih, pelayannya lumayan gesit, mantap!
Langsung ke meja makan!
Kali ini saya cuma coba 2 menu yang ada jempolnya (rekomended/paling laris/andalan), yang pertama tentunya Nasi Goreng Cakalang Asap Kecombrang, dan satu lagi Oseng Ayam Asap Sambal Matah. Untuk menu minumnya saya rasa tidak terlalu banyak hal yang unik untuk dicoba, yang jadi rekomendasi di menunya adalah Es Selasih Cincau, tapi karena saya rasa itu tidak terlalu unik maka Teh Tawar saja sudah cukup.

Secara rasa, menurut saya Nasi Goreng Kecombrang ini sangat bisa dinikmati, dia wangi, aromatik kecombrangnya sangat khas. Perlu dicatat mungkin bagi sebagian orang bisa jadi agak sedikit terlalu kuat aroma kecombrangnya. Nasi-nya pera (tidak pulen) tapi tidak garing jadi tidak membuat tenggorokan cepat seret. Cara gorengnya juga sangat bagus, bumbu, asin, gurih, aroma asap juga merata dalam setiap sendoknya, dan bisa dilihat ada charred (gosong) pada nasi-nya yang cuma bisa didapat ketika menggoreng di Wok Pan dengan api tekanan tinggi. Kemudian, adanya kondimen acar timun dan bawang merah saya rasa sangat baik pada nasi goreng ini, karena Nasi Gorengnya sudah ada pedasnya sedikit lalu dengan keberadaan acar timun dan bawang merah yang asam segar, ringan, dan renyah keduanya jadi pelengkap yang sangat baik.

Bawang Merah, dan Kerupuk
Untuk menu kedua saya pilih Oseng Ayam Asap Sambal Matah karena saya agak khawatir kalau pesan Oseng Ayam Asap Kecombrang dengan Nasi Goreng Cakalang Asap Kecombrang akan ada rasa bosan atau eneg dengan Kecombrangnya sendiri. Oseng Ayam Asap Sambal Matah menjadi lauk bagi nasi goreng kami, karena kami awalnya merasa dengan harga yang cukup mahal, biasanya porsinya cukup besar, dan ternyata tebakan kami benar porsi nasi gorengnya cukup besar. Secara umum, Oseng Ayam Asap Sambal Matah ini ketika dimakan bersamaan di nasi goreng rasanya juga saling melengkapi, ada rasa segar yang rasanya tentu beda dengan acar, dan untuk yang suka pedas, sambal matahnya tentu bisa jadi teman makan nasi yang cukup mantap.

Secara harga, untuk Nasi Goreng Cakalang Asap Kecombrang dengan harga Rp. 40.000,- menurut saya masih oke, karena porsinya cukup besar di mana satu piring nasi goreng bisa untuk 2 orang, dan dengan bumbu Kecombrang, serta suwiran cakalang asap yang tidak pelit. Kemudian Oseng Ayam Asap Sambal Matah dengan harga Rp. 45.000,- juga masih oke dengan bawang merah dan cabai yang cukup royal. Rasa enak, dan cukup royal.
TLDR: Intinya enak! Skor 7,8/10
Catatan: Masakan/bumbu kecombrang menurut saya cukup segmented, di mana tidak semua orang kenal, atau mungkin tidak banyak yang bisa langsung suka akan kecombrang ketika pertama kali mencoba.
Koordinat lokasi:


Leave a Reply